Koran Bekasi — Rekayasa lalu lintas mudik Bekasi resmi masuk agenda prioritas Pemerintah Kabupaten Bekasi menjelang musim mudik Lebaran tahun ini. Pemkab Bekasi mengambil langkah proaktif dengan menyusun skema rekayasa lalu lintas di sejumlah titik jalur lintasan mudik yang selama ini kerap menjadi pusat kemacetan parah setiap tahunnya.

Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi memimpin langsung penyusunan skema tersebut dengan melibatkan Satlantas Polres Bekasi dan instansi terkait lainnya. Tim gabungan itu turun ke lapangan untuk memetakan titik-titik rawan macet, persimpangan kritis, serta ruas jalan yang berpotensi lumpuh saat volume kendaraan pemudik melonjak tajam.
Baca Juga : Bayi Ditemukan di Tempat Sampah Bekasi
Pemkab Bekasi merencanakan penerapan sistem satu arah di beberapa ruas jalan strategis yang menjadi jalur utama lintasan pemudik. Selain itu, petugas gabungan siap berjaga di pos-pos pengamanan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi guna memastikan arus kendaraan tetap lancar dan tidak menumpuk di satu titik.
Pemerintah Kabupaten Bekasi juga menyiapkan jalur alternatif sebagai opsi pengalihan arus saat kepadatan di jalur utama mencapai batas kritis. Petugas lapangan mendapat pembekalan teknis agar mampu mengarahkan kendaraan dengan cepat dan tepat tanpa menimbulkan kebingungan di kalangan pengemudi.
Pemkab Bekasi mengimbau seluruh pemudik yang berencana melintasi wilayah Kabupaten Bekasi agar memantau informasi rekayasa lalu lintas mudik Bekasi secara berkala melalui kanal resmi pemerintah daerah dan aplikasi navigasi. Pemudik juga mendapat anjuran untuk berangkat lebih awal guna menghindari puncak kepadatan yang biasanya terjadi pada H-3 hingga H-1 Lebaran.
Pemkab Bekasi menargetkan seluruh persiapan teknis dan penempatan personel rampung sebelum arus mudik pertama mulai bergerak. Sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan pulang kampung yang aman, nyaman, dan lancar.






