Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Info CFD Bekasi Hari Ini, Catat Rekayasa Lalu Lintasnya

Shoppe Mall

BEKASI  – Pemerintah Kota Bekasi kembali menggelar kegiatan Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor, Minggu (19/10/2025). Agenda rutin setiap akhir pekan itu berlangsung meriah di sepanjang Jalan Jenderal Ahmad Yani hingga kawasan Summarecon Bekasi.


Antusias Warga Padati CFD Bekasi

Sejak pukul 06.00 WIB, ribuan warga mulai memadati area CFD untuk berolahraga, bersantai, dan berkumpul bersama keluarga. Jalanan yang biasanya padat kendaraan, berubah menjadi ruang publik terbuka yang dipenuhi aktivitas positif.

Shoppe Mall

Banyak warga terlihat jogging, bersepeda, dan mengikuti senam bersama yang digelar di beberapa titik. Tak hanya itu, pedagang UMKM pun turut memanfaatkan momen CFD untuk menjajakan aneka kuliner dan produk lokal.

“CFD ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup warga Bekasi. Selain berolahraga, kami juga bisa bertemu teman dan keluarga di ruang terbuka,” ujar Rina (34), salah satu pengunjung yang rutin datang setiap pekan.

baca juga : Warga Bekasi Lapor 110 Usai Rumah Dibobol Maling, Polisi Langsung Cek TKP


Sarana Interaksi dan Hiburan Masyarakat

Selain menjadi ajang olahraga, CFD Bekasi juga menjadi ruang interaksi sosial dan hiburan alternatif bagi masyarakat. Berbagai komunitas seperti sepeda, lari, hewan peliharaan, hingga fotografi turut meramaikan acara.

Di beberapa titik, panitia juga menyiapkan panggung hiburan dengan pertunjukan musik dan senam zumba yang menarik perhatian pengunjung. Pemerintah Kota Bekasi berharap kegiatan ini bisa memperkuat semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat di kalangan masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana, menyampaikan bahwa CFD bukan hanya sekadar agenda rutin, tetapi juga sarana edukasi lingkungan.
“Dengan CFD, kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengurangi polusi udara dan beralih ke transportasi ramah lingkungan,” ujarnya.

CFD Jakarta Kembali Digelar 1 Juni 2025, Catat Waktunya


Pengalihan Arus Lalu Lintas Selama CFD

Selama pelaksanaan CFD, seluruh kendaraan bermotor dilarang melintas di ruas Jalan Ahmad Yani dan sekitarnya mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Untuk menjaga kelancaran, Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Metro Bekasi Kota menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas.

Kendaraan dari arah Kranji menuju Jalan Ahmad Yani dialihkan melalui Jalan Kemakmuran di samping Kantor Pemerintah Kota Bekasi, kemudian diarahkan ke Jalan Veteran.

Sementara itu, kendaraan dari arah Jalan Hasibuan dan Bulak Kapal berbelok ke kanan menuju simpang BCP. Pengendara dari arah Pekayon menuju Summarecon dialihkan ke Jalan Cut Meutia, lalu mengarah ke Jalan Hasibuan, Rawa Tembaga, dan Juanda, sebelum melintasi Jalan Perjuangan di samping Stasiun Bekasi dan berakhir di Jalan Tabrani.

Petugas Dishub dan kepolisian juga disiagakan di setiap titik pengalihan untuk membantu mengatur lalu lintas.
“Selama CFD, kami menurunkan sekitar 150 personel gabungan untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” tambah Yayan.


Upaya Pemerintah Wujudkan Kota Ramah Lingkungan

Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen menjadikan CFD sebagai bagian dari program kota hijau dan sehat. Selain mengurangi emisi kendaraan, kegiatan ini juga mendorong warga untuk lebih aktif bergerak dan menjaga kebersihan lingkungan.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa CFD bukan hanya untuk olahraga, tetapi juga wadah menumbuhkan kesadaran ekologis.
“Kami ingin menjadikan CFD sebagai simbol perubahan gaya hidup masyarakat menuju lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkot akan terus memperluas kawasan bebas kendaraan agar manfaatnya dirasakan lebih banyak warga.


Rencana Perluasan Area CFD Bekasi

Melihat antusias masyarakat yang terus meningkat, Pemkot Bekasi berencana menambah titik CFD di beberapa kecamatan. Rencana tersebut sedang dikaji agar pelaksanaannya tetap aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas utama.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Suherman, menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan konsep CFD ramah lingkungan dengan lebih banyak area hijau dan fasilitas kebersihan.
“Setiap pekan, kami juga melakukan aksi bersih bersama di area CFD untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan,” jelasnya.


CFD Jadi Magnet Ekonomi Warga

Tak hanya berdampak sosial dan lingkungan, CFD Bekasi juga memberi efek positif bagi pelaku ekonomi kecil. Banyak pedagang kuliner, minuman, dan produk lokal yang mengaku pendapatannya meningkat setiap akhir pekan.

“Saya bisa jualan dua kali lipat lebih banyak saat CFD dibanding hari biasa,” kata Bambang, pedagang minuman segar.

Pemerintah Kota Bekasi pun berkomitmen untuk menata area pedagang agar tetap tertib dan tidak mengganggu kenyamanan pengunjung.


Kesadaran Masyarakat Kian Meningkat

Setelah lebih dari lima tahun berjalan, CFD Bekasi kini telah menjadi ikon gaya hidup sehat dan ramah lingkungan. Masyarakat kian sadar akan pentingnya berolahraga, menjaga udara bersih, dan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.

Tri Adhianto berharap, ke depan CFD dapat terus menjadi ruang publik yang inklusif, ramah anak, dan nyaman bagi semua kalangan.
“Bekasi adalah kota yang dinamis. Kami ingin CFD menjadi wajah kota yang bersahabat bagi warganya,” katanya.

baca juga : Dua Usai Jepang Disebut Ingin Keluar AFC

Shoppe Mall