Bekasi – Israel Bakal Dicoret Pemerintah Spanyol mengeluarkan ultimatum tegas: jika Israel lolos ke Piala Dunia 2026, mereka akan memboikot turnamen tersebut sebagai bentuk protes atas konflik di Gaza.

Baca Juga : Armani Berpadu dengan Mahakarya Renaisans di Milan
Presiden FIFA dan federasi sepak bola Eropa kini menghadapi tuntutan agar segera memutuskan nasib Israel dalam kompetisi internasional.
Spanyol juga menekankan bahwa organisasi olahraga tidak boleh dijadikan alat untuk “membersihkan citra” negara yang melakukan pelanggaran hak asasi manusia.
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, menyatakan bahwa partisipasi Israel dalam pertandingan internasional harus dipertimbangkan dari sisi etika.
Spanyol menggunakan analogi kasus Rusia sebagai pembanding, bahwa jika suatu negara melakukan pelanggaran HAM
Ada laporan bahwa UEFA bisa membahas pencabutan keanggotaan Israel di rapat dewan FIFA yang akan datang.
Namun keputusan mencoret sebuah tim dari keanggotaan FIFA bukan hal mudah karena berdampak besar terhadap kompetisi
Banyak masyarakat yang mengikuti perkembangan isu ini sangat memperhatikan bukan hanya sisi olahraga
Pengamat politik olahraga menyebut bahwa boikot seperti ini bisa menjadi simbol bahwa komunitas internasional tidak tinggal diam terhadap konflik bersenjata.
Ada juga kekhawatiran bahwa tindakan semacam ini bisa memicu terjadinya isolasi semakin luas terhadap Israel di berbagai bidang, bukan hanya olahraga.
Tapi bagi FIFA dan UEFA, konsekuensinya juga besar: integritas kompetisi, kontrak televisi dan sponsor bisa terganggu jika banyak negara boikot atau mundur.
Di Spanyol sendiri, rakyat banyak terlihat mendukung sikap boikot tersebut, karena kepekaan terhadap isu kemanusiaan Palestina tinggi di negara tersebut.
Di sisi lain, Israel terus berusaha mempertahankan keikutsertaannya dan melakukan lobi diplomatik kuat agar tidak terkena sanksi
Isu pencoretan ini menyeruak meskipun Israel belum secara definitif lolos ke putaran final Piala Dunia; masih di tahap kualifikasi.
Bila dicoret, selain Timnas, klub‑klub Israel juga akan kehilangan hak tampil di berbagai kompetisi Eropa.
Pihak pendukung boikot menilai bahwa tetap membiarkan Israel tampil adalah bentuk ini






