Koran Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimbau seluruh warga untuk memperhatikan keamanan rumah saat mudik sebelum meninggalkan hunian dalam jangka waktu panjang selama periode Lebaran 2026. Imbauan ini muncul sebagai respons atas meningkatnya potensi tindak kejahatan yang kerap menyasar rumah kosong selama pemiliknya meninggalkan wilayah untuk pulang kampung.

Kapolres Kabupaten Bekasi menegaskan bahwa pihak kepolisian sudah memetakan wilayah-wilayah yang rawan pencurian saat musim mudik berlangsung. Polres Kabupaten Bekasi mengaktifkan patroli intensif di kawasan perumahan padat yang ditinggal penghuninya selama periode arus mudik dan balik Lebaran berlangsung.
“Kami mengimbau warga untuk tidak meninggalkan rumah dalam kondisi yang memudahkan pelaku kejahatan beraksi. Pastikan seluruh pintu dan jendela terkunci rapat sebelum berangkat mudik,” tegas Kapolres Kabupaten Bekasi.
Baca Juga : Pengamanan Idul Fitri, Polres Bekasi Perkuat Sinergi Optimal
Pemkab Bekasi Imbau Warga Amankan Rumah Saat Mudik
Pemerintah Kabupaten Bekasi merinci sejumlah langkah konkret yang perlu warga lakukan sebelum meninggalkan rumah untuk mudik. Pertama, warga harus memastikan seluruh akses masuk rumah terkunci dengan baik dan memasang gembok tambahan pada pintu utama. Kedua, warga perlu menitipkan rumah kepada tetangga atau ketua RT setempat. Agar ada pihak yang memantau kondisi hunian selama ditinggal pergi.
Warga Diminta Matikan Perangkat Elektronik
Selain keamanan fisik, warga juga menerima imbauan untuk mematikan seluruh perangkat elektronik, kompor gas, dan aliran listrik yang tidak diperlukan sebelum berangkat mudik. Langkah ini bertujuan mencegah risiko kebakaran yang kerap terjadi akibat kelalaian pemilik rumah saat meninggalkan hunian dalam kondisi tidak terperiksa.
Ronda Malam Perkuat Keamanan Lingkungan
Aparat keamanan tingkat RT dan RW di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi juga aktif mengoordinasikan sistem ronda malam secara bergantian untuk memantau kondisi keamanan lingkungan selama musim mudik. Warga yang tidak mudik memegang peran penting sebagai penjaga keamanan lingkungan bagi tetangga yang meninggalkan rumah.
Pemerintah Kabupaten Bekasi juga mengaktifkan nomor darurat yang bisa warga hubungi kapan saja. Apabila mendapati aktivitas mencurigakan di lingkungan tempat tinggal. Respons cepat aparat terhadap setiap laporan menjadi kunci utama dalam menekan angka kejahatan selama periode mudik berlangsung.






